Jl. RA Basuni No. 28 A, Sooko, Mojokerto kabmojokerto@kemenag.go.id
Jadwal salat Mojokerto
Profil

Sejarah Pengabdian Kami

Kementerian Agama lahir dari keyakinan bahwa negara wajib hadir menjamin kehidupan beragama warganya. Dari keyakinan itulah pelayanan kami di Kabupaten Mojokerto berakar hingga hari ini.

“Mengabdi kepada negara adalah ibadah.” Kalimat itu bukan slogan yang ditempel di dinding. Ia adalah alasan mengapa Kementerian Agama dilahirkan, dan mengapa hari ini kami masih berdiri di Sooko untuk melayani warga Kabupaten Mojokerto.

1946

Kementerian Agama resmi berdiri

Melalui Penetapan Pemerintah Nomor 1/S.D. tanggal 3 Januari 1946, Kementerian Agama dibentuk sebagai jawaban atas kebutuhan bangsa yang baru merdeka untuk mengurus kehidupan beragama secara resmi. H.M. Rasjidi dipercaya sebagai Menteri Agama pertama.

1950-an

Pelayanan menjangkau daerah

Perwakilan Kementerian Agama dibentuk hingga tingkat kabupaten dan kecamatan. Kantor Urusan Agama menjadi ujung tombak yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam urusan pernikahan dan kemasjidan.

1980-an

Penguatan kelembagaan

Struktur organisasi tingkat kabupaten disempurnakan. Bidang pendidikan agama, penerangan agama, serta pembinaan madrasah dan pesantren mendapat penanganan yang lebih terarah.

2010

Dari Departemen menjadi Kementerian

Nomenklatur berubah dari Departemen Agama menjadi Kementerian Agama. Perubahan ini menegaskan posisi strategis urusan agama dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia.

2019

Tata kerja instansi vertikal ditata ulang

PMA Nomor 19 Tahun 2019 menata organisasi instansi vertikal Kementerian Agama, termasuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto beserta seluruh seksi dan penyelenggara di dalamnya.

Kini

Melayani secara digital

Melalui PTSP ADIKERTO dan portal resmi ini, layanan yang dahulu menuntut Anda datang berulang kali kini dapat diurus dari rumah. Semangatnya tetap sama seperti 1946 — melayani dengan ikhlas.

Yang tidak pernah berubah

Bentuk layanan boleh berganti — dari meja kayu dan buku agenda, kini menjadi formulir daring yang dapat diisi dari genggaman tangan. Tetapi ruhnya tetap sama: melayani dengan ikhlas, tanpa membeda-bedakan, dan tanpa meminta imbalan. Itulah warisan yang kami jaga sejak 1946.

Catatan: dokumentasi tonggak sejarah lokal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto masih terus kami himpun dan akan diperbarui pada halaman ini.

Ikut Menjaga Warisan

Punya arsip atau kisah tentang perjalanan kami?

Bila Anda menyimpan foto lama, dokumen, atau cerita mengenai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, kami akan sangat berterima kasih bila Anda berkenan membagikannya.

Hubungi Kami